KARAWANG — Respons cepat Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Hengki dalam menyikapi berbagai persoalan hukum yang menjadi perhatian publik mendapat apresiasi dari Gilang, Ketua Timsus sekaligus Wakil Ketua GIBAS Cinta Damai Resort Kabupaten Karawang.
Gilang menilai, ketegasan dan kesigapan pimpinan kepolisian dalam merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menjaga marwah institusi, memperkuat supremasi hukum, serta membangun kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Menurutnya, kepemimpinan yang responsif, profesional, dan berintegritas menjadi fondasi utama dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya di Kabupaten Karawang.
Di tengah mencuatnya dugaan pelanggaran yang menyeret oknum aparat dalam persoalan narkotika, Gilang menegaskan bahwa setiap informasi dan laporan yang berkembang di masyarakat harus ditindaklanjuti secara objektif, transparan, serta berlandaskan ketentuan hukum yang berlaku.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Hengki atas langkah cepat dan responsnya terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Kami berharap ketegasan tersebut terus menjadi bagian dari komitmen institusi Polri dalam menjaga integritas, memberikan rasa aman, serta memastikan hukum ditegakkan secara profesional dan berkeadilan,” ungkap Gilang.
### Pengawasan Internal Harus Menjadi Pilar Integritas Institusi
Lebih lanjut, Gilang memberikan perhatian terhadap pentingnya penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Polresta Karawang.
Ia berharap Kapolresta Karawang dapat terus meningkatkan ketelitian dan keseriusan dalam mengawasi seluruh personel, sehingga setiap anggota kepolisian senantiasa menjalankan tugas sesuai dengan aturan, kode etik, serta tanggung jawab yang diamanatkan negara.
Menurutnya, pengawasan internal tidak seharusnya hanya dipandang sebagai mekanisme administratif, melainkan sebagai instrumen strategis untuk menjaga integritas, mencegah penyalahgunaan kewenangan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.
Gilang menilai, munculnya dugaan penyimpangan yang melibatkan aparat penegak hukum harus menjadi momentum evaluasi yang konstruktif bagi seluruh jajaran kepolisian.
“Pengawasan terhadap anggota harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan berkesinambungan. Jangan sampai persoalan baru mendapatkan perhatian setelah menjadi sorotan publik. Kami berharap setiap pimpinan mampu membangun budaya disiplin, integritas, dan tanggung jawab di lingkungan institusinya,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus ditempatkan dalam kerangka proses hukum yang objektif, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta hak setiap pihak untuk memperoleh perlakuan yang adil.
### Pemberantasan Narkoba Membutuhkan Ketegasan dan Kolaborasi
Gilang menegaskan bahwa ancaman narkotika merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen bangsa.
Dampak penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika tidak hanya menyentuh aspek kesehatan, tetapi juga berpotensi merusak ketahanan keluarga, mengganggu stabilitas sosial, dan mengancam masa depan generasi muda.
Karena itu, menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari upaya pencegahan, edukasi masyarakat, penindakan terhadap jaringan peredaran gelap, hingga penelusuran terhadap pihak-pihak yang terbukti memberikan perlindungan atau terlibat dalam praktik ilegal tersebut.
Ia menilai, aparat penegak hukum harus memiliki keberanian dan komitmen untuk mengungkap jaringan narkotika secara tuntas, tanpa membedakan latar belakang, kedudukan, maupun jabatan pihak yang terlibat.
“Pemberantasan narkoba harus dilakukan sampai ke akar-akarnya. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang terbukti terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Namun, seluruh proses harus tetap berjalan sesuai hukum, profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Gilang juga menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya ditentukan oleh tindakan penegakan hukum, tetapi juga oleh kuatnya kesadaran masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
### Menjaga Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Bagi Gilang, kepercayaan masyarakat merupakan salah satu modal terpenting bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kepercayaan tersebut, menurutnya, harus dibangun melalui tindakan nyata, keterbukaan terhadap evaluasi, serta konsistensi dalam menegakkan hukum.
Ia berharap langkah cepat Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Hengki dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pengawasan internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap dugaan pelanggaran ditangani secara proporsional.
Gilang juga mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap kritis yang konstruktif, menyampaikan informasi melalui saluran yang tepat, serta memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan proses pemeriksaan secara profesional.
“Kepercayaan publik harus dijaga bersama. Kritik dan masukan dari masyarakat hendaknya menjadi bagian dari upaya memperbaiki institusi. Kami berharap penegakan hukum semakin kuat, pengawasan semakin efektif, dan setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif serta bertanggung jawab,” tuturnya.
### GIBAS Cinta Damai Siap Memperkuat Sinergi dengan Seluruh Elemen
Sebagai Ketua Timsus sekaligus Wakil Ketua GIBAS Cinta Damai Resort Kabupaten Karawang, Gilang menegaskan bahwa organisasinya memiliki komitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
Ia menilai, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra sosial dalam menyampaikan aspirasi, mendorong kesadaran hukum, serta membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Menurutnya, semangat Cinta Damai harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang mengedepankan persatuan, dialog, kepedulian, dan penghormatan terhadap hukum.
Gilang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga keluarga, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
“GIBAS Cinta Damai Resort Kabupaten Karawang siap mendukung langkah-langkah positif dalam menjaga keamanan, memperkuat penegakan hukum, serta membangun masyarakat yang semakin sadar dan peduli terhadap bahaya narkoba. Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk bersatu menjaga masa depan bangsa,” pungkas Gilang.
Bagi Gilang, pemberantasan narkoba bukan semata-mata persoalan penindakan hukum, melainkan tanggung jawab bersama dalam menjaga kehidupan sosial, memperkuat persatuan, dan melindungi generasi penerus Indonesia.
Dengan pengawasan yang semakin kuat, penegakan hukum yang berintegritas, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Karawang diharapkan semakin aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika.




Komentar