Umum
Beranda / Umum / Waka Polsek Cikarang Selatan AKP Suroso Tekankan Kewaspadaan Kamtibmas, Pengawasan Pelajar, dan Pencegahan Kejahatan

Waka Polsek Cikarang Selatan AKP Suroso Tekankan Kewaspadaan Kamtibmas, Pengawasan Pelajar, dan Pencegahan Kejahatan

Minggon Kecamatan Cikarang Selatan Jadi Momentum Memperkuat Sinergi Aparat, Pemerintah Desa, dan Masyarakat dalam Menjaga Keamanan Wilayah

CIKARANG SELATAN, KABUPATEN BEKASI — Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan fondasi penting bagi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Menyadari hal tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Waka Polsek) Cikarang Selatan, AKP Suroso, S.H., mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat komunikasi, serta membangun langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Pesan tersebut disampaikan AKP Suroso dalam agenda Rapat Minggon Kecamatan Cikarang Selatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukadami, Rabu (21/10/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian. Diperlukan keterlibatan aktif pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pihak sekolah, pengelola lingkungan permukiman, serta masyarakat untuk membangun sistem kewaspadaan yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui forum koordinasi tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah perhatian Kapolsek Cikarang Selatan, mulai dari pengawasan terhadap aktivitas pelajar, pencegahan pencurian kendaraan bermotor, hingga antisipasi kebakaran di lahan kosong.

H. Muhammad Sa’id Tegaskan Kolaborasi dan Kepedulian Sosial, Camat Cikarang Selatan Dorong Solusi Nyata bagi Persoalan Masyarakat

Pengawasan Pelajar, Mengedepankan Pencegahan dan Keselamatan

Salah satu perhatian utama yang disampaikan AKP Suroso adalah langkah antisipatif terhadap potensi keterlibatan pelajar dalam kegiatan di luar sekolah yang berisiko mengganggu keselamatan dan ketertiban.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan pemetaan situasi saat itu, terdapat dua sekolah di wilayah Sukadami yang menjadi perhatian pengamanan, yakni SMK Negeri 1 Cikarang Selatan dan Taruna Bakti.

Menyikapi potensi ajakan keberangkatan pelajar menuju Jakarta melalui media sosial, jajaran Polsek Cikarang Selatan melakukan langkah-langkah pencegahan, termasuk koordinasi dan pendekatan kepada pihak sekolah serta pemantauan di sejumlah titik strategis.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan untuk memastikan para pelajar tetap berada dalam lingkungan yang aman serta terhindar dari potensi risiko selama berlangsungnya kegiatan di luar daerah.

dr. H. Raden Muhammad Adi Pranaya Teguhkan Kolaborasi Kesehatan di Cikarang Selatan, Posyandu dan Pencegahan Stunting Jadi Prioritas

AKP Suroso menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan sekolah mengenai pengawasan kepulangan siswa. Langkah tersebut disertai kegiatan positif di lingkungan sekolah, seperti olahraga, kebersihan, dan latihan kedisiplinan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keselamatan pelajar tanpa mengabaikan pentingnya komunikasi dengan pihak sekolah dan orang tua.

“Kami berharap orang tua dan pihak sekolah dapat bersama-sama memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang beredar di media sosial, terutama apabila kegiatan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan mereka,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam arahannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta mengedepankan komunikasi apabila menemukan ajakan atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Menurutnya, perlindungan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat menjadi kunci agar generasi muda dapat tumbuh dalam suasana yang aman, tertib, dan produktif.

Sespimma Polri Angkatan 76 Perkuat Arsitektur Sinergi Lintas Sektoral di Kabupaten Bandung, 126 Calon Pemimpin Polri Dalami Strategi Pembangunan Daerah

Cegah Curanmor, Tingkatkan Keamanan Lingkungan Permukiman

Selain pengawasan pelajar, AKP Suroso mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, yang menjadi salah satu persoalan keamanan di lingkungan permukiman dan rumah kontrakan.

Ia menyoroti pentingnya memperhatikan sistem keamanan tempat tinggal, terutama di kawasan yang memiliki akses keluar-masuk terbuka dan pengawasan terbatas.

Menurutnya, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan maupun minimnya pengamanan lingkungan. Karena itu, langkah pencegahan sederhana dapat menjadi bagian penting dalam mempersempit peluang terjadinya tindak kriminal.

Masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, menggunakan kunci tambahan apabila memungkinkan, mengunci pagar atau akses masuk, serta tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan di lokasi yang rawan.

Pengelola rumah kontrakan dan pemilik tempat tinggal juga diharapkan memperhatikan penerangan, kondisi pagar, akses lingkungan, dan komunikasi antarwarga.

“Keamanan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kelalaian kecil justru memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Karena itu, kita perlu membangun kewaspadaan dan membiasakan langkah-langkah pengamanan sejak dini,” menjadi pesan penting yang disampaikan kepada peserta Minggon.

Ia menegaskan bahwa pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara kolektif. Kepedulian antarwarga, komunikasi dengan pengurus RT/RW, serta pelaporan cepat kepada aparat dapat membantu mempercepat penanganan apabila ditemukan aktivitas mencurigakan.

Dengan demikian, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan hasil dari kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Waspadai Kebakaran Lahan Kosong, Utamakan Pencegahan

Dalam kesempatan yang sama, AKP Suroso turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran di lahan kosong, menyusul adanya sejumlah kejadian yang sebelumnya ditangani petugas di wilayah tersebut.

Ia meminta masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah, rumput kering, atau material lain secara sembarangan, khususnya di lahan yang berdekatan dengan permukiman dan kawasan yang memiliki banyak material mudah terbakar.

Menurutnya, api yang awalnya terlihat kecil dapat berkembang dengan cepat apabila kondisi lingkungan mendukung, terlebih ketika pengawasan minim dan penanganan terlambat dilakukan.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Pencegahan dinilai jauh lebih penting daripada menunggu terjadinya insiden yang dapat mengancam keselamatan warga, merusak lingkungan, maupun menimbulkan kerugian material.

Ia juga mengajak pemerintah desa, pengurus lingkungan, dan masyarakat untuk meningkatkan edukasi mengenai bahaya pembakaran terbuka serta membangun kebiasaan menjaga lingkungan secara bertanggung jawab.

Menurutnya, kepedulian terhadap potensi kebakaran merupakan bagian dari upaya melindungi keselamatan bersama, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lahan kosong dan kawasan padat permukiman.

Sinergi Lintas Sektor sebagai Kekuatan Menjaga Cikarang Selatan

Melalui Rapat Minggon Kecamatan Cikarang Selatan, AKP Suroso menegaskan pentingnya komunikasi yang berkesinambungan antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyampaikan perkembangan situasi, mengidentifikasi potensi gangguan keamanan, serta menyelaraskan langkah pencegahan sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia berharap setiap informasi mengenai persoalan kamtibmas dapat disampaikan melalui jalur komunikasi yang tepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi menimbulkan persoalan baru, melainkan mengutamakan koordinasi dan menyerahkan penanganan sesuai kewenangan aparat.

Dengan kerja sama yang kuat, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi lebih dini sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Keamanan Dimulai dari Kepedulian Bersama

Pesan yang disampaikan Waka Polsek Cikarang Selatan tersebut menegaskan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga mengenai pendidikan, pencegahan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.

Pengawasan terhadap pelajar harus dibangun melalui komunikasi yang baik. Pencegahan curanmor perlu didukung kebiasaan menjaga keamanan kendaraan dan lingkungan. Sementara itu, antisipasi kebakaran membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menghindari tindakan berisiko serta segera melaporkan potensi bahaya.

Seluruh langkah tersebut akan semakin efektif apabila ditopang oleh koordinasi lintas sektor yang berjalan konsisten.

Melalui sinergi kepolisian, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, Kecamatan Cikarang Selatan diharapkan terus menjadi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif bagi aktivitas sosial, pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya tercipta dari kehadiran aparat, tetapi juga tumbuh dari kesadaran setiap warga untuk menjaga lingkungan, menaati aturan, dan saling melindungi demi kepentingan bersama.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

https://www.tiktok.com/@swara_jabar?_r=1&_t=ZS-99lrpYWVd5x
× Advertisement
× Advertisement