Umum
Beranda / Umum / Irjen Pol Sonny Irawan Pimpin Polda Sumut, Ajak Seluruh Personel Jadikan Profesi Polri sebagai Ladang Ibadah

Irjen Pol Sonny Irawan Pimpin Polda Sumut, Ajak Seluruh Personel Jadikan Profesi Polri sebagai Ladang Ibadah

SUMATERA UTARA — Kepemimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Utara memasuki babak baru. Irjen. Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., resmi menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara, menggantikan Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen institusi Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, profesional, berintegritas, serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Di balik tanggung jawab besar sebagai pimpinan kepolisian di wilayah Sumatera Utara, Irjen. Pol. Sonny Irawan menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat pengabdian seorang anggota Polri. Ia mengajak seluruh personel untuk memandang profesi kepolisian bukan sekadar pekerjaan dan tanggung jawab kedinasan, melainkan juga kesempatan untuk menebarkan kebaikan serta mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Menurutnya, nilai-nilai keikhlasan, ketulusan, dedikasi, dan kepedulian harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

**Jadikan Profesi Polri sebagai Ladang Ibadah**

Semakin Diguncang, Semakin Melaju Kencang: Setiawan Adriel Tegaskan Militansi Dukungan untuk Gibran dan Pengabdian bagi Indonesia

Dalam pesannya, Irjen. Pol. Sonny Irawan mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki kesempatan untuk menghadirkan manfaat melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Jadikanlah profesi Polri ini sebagai ladang ibadah. Permudah urusan orang, jangan dipersulit. Lakukan saja dengan ikhlas, penuh dedikasi dan ketulusan. Pasti akan dicatat, dibalas, dan ditolong oleh Tuhan. Dengan cara apa, kita tidak tahu,” pesannya.

Pesan tersebut mengandung makna bahwa kualitas pengabdian tidak semata-mata diukur dari besarnya jabatan, tingginya pangkat, atau banyaknya penghargaan yang diterima. Lebih dari itu, nilai seorang anggota Polri juga tercermin dari bagaimana ia memperlakukan masyarakat, menyelesaikan persoalan, serta menjalankan kewenangannya secara bertanggung jawab.

Dalam pelayanan sehari-hari, sikap mempermudah urusan masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran negara. Masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi, melaporkan peristiwa, mencari perlindungan, atau meminta bantuan membutuhkan pelayanan yang jelas, cepat, dan tidak berbelit-belit.

Karena itu, keikhlasan yang disampaikan Kapolda Sumut tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan konkret: mendengarkan keluhan masyarakat dengan baik, memberikan penjelasan secara terbuka, bertindak adil, serta menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan publik.

Jumat Berkah, H. Darissalam Salurkan 300 Paket Minyak Goreng, Amanah drg. Hj. Putih Sari Hadirkan Kepedulian bagi Warga Sukawangi

**Kebaikan Kecil, Makna Besar bagi Kemanusiaan**

Irjen. Pol. Sonny Irawan juga menyampaikan refleksi tentang keyakinan bahwa setiap kebaikan memiliki nilai yang tidak selalu dapat diukur dengan perhitungan manusia.

“Satu tambah satu dua, tetapi di mata Tuhan satu tambah satu bisa seribu, bahkan bisa seratus ribu atau lebih dari itu,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan niat tulus dapat memberikan dampak jauh melampaui apa yang terlihat secara langsung.

Satu tindakan membantu masyarakat mungkin tampak sederhana. Namun, ketika dilakukan secara konsisten oleh ribuan personel, tindakan tersebut dapat membangun kepercayaan, menciptakan rasa aman, memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta menumbuhkan harapan terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.

AOB Meneguhkan Wajah Ormas yang Mengabdi: 20 Persen Kontrol Sosial, 80 Persen Kerja Sosial

Nilai inilah yang diharapkan menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sehingga setiap anggota memahami bahwa kewenangan yang dimiliki bukanlah alat untuk mempersulit masyarakat, melainkan amanah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani.

**Mengajak Personel Menjaga Soliditas dan Berprasangka Baik**

Lebih lanjut, Kapolda Sumatera Utara mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga keyakinan, optimisme, dan semangat pengabdian di mana pun mereka ditempatkan dan bertugas.

“Saya ingin menanamkan pada diri saya dan rekan-rekan semuanya, ayo kita selalu bersama-sama berprasangka baik pada Tuhan. Di mana pun ditempatkan, di mana pun kita berdinas, berikanlah, torehkanlah nilai-nilai kebaikan, berikanlah hal yang positif,” tuturnya.

Ajakan tersebut menegaskan bahwa setiap penugasan memiliki tanggung jawab dan kesempatan yang sama untuk menghadirkan manfaat. Baik bertugas di wilayah perkotaan maupun pedesaan, di satuan operasional maupun fungsi pelayanan, setiap personel memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pergantian jabatan juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan organisasi. Soliditas bukan hanya menyangkut hubungan antarpersonel, tetapi juga kesamaan komitmen dalam menjaga integritas, profesionalisme, disiplin, serta orientasi pelayanan kepada masyarakat.

Dalam institusi sebesar Polri, kekompakan yang sehat harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap hukum, penghormatan terhadap etika profesi, dan keberanian untuk melakukan evaluasi demi perbaikan pelayanan.

**Pesan untuk Seluruh Jajaran Polda Sumatera Utara**

Menutup pesannya, Irjen. Pol. Sonny Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat utama, kapolres, perwira menengah, perwira pertama, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polri. Ia mengajak seluruh unsur tersebut untuk menjaga kekompakan dan membangun semangat pengabdian bersama.

“Ayo sama-sama kita kompak, solid. Ayo sama-sama kita jadikan profesi Polri ini sebagai ladang ibadah kebaikan untuk kita semua, untuk masa depan kita, anak cucu kita nantinya,” pesannya.

Ajakan tersebut menempatkan pengabdian sebagai nilai yang tidak berhenti pada kepentingan pribadi maupun masa jabatan. Setiap tindakan yang dilakukan dengan integritas diharapkan dapat meninggalkan warisan positif bagi institusi, masyarakat, dan generasi mendatang.

Kepemimpinan yang kuat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan organisasi, tetapi juga oleh keteladanan, konsistensi dalam menjalankan amanah, serta kesanggupan menumbuhkan semangat kebaikan di antara seluruh anggota.

Di bawah kepemimpinan Irjen. Pol. Sonny Irawan, pesan menjadikan profesi Polri sebagai ladang ibadah menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Sebab, kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui pernyataan, melainkan melalui pengalaman nyata ketika masyarakat merasakan perlindungan, memperoleh pelayanan yang layak, dan mendapatkan perlakuan yang adil.

Pada akhirnya, setiap pangkat adalah amanah, setiap jabatan adalah tanggung jawab, dan setiap kesempatan melayani masyarakat merupakan peluang untuk meninggalkan jejak kebaikan. Nilai-nilai itulah yang diharapkan terus menghidupkan semangat pengabdian seluruh personel Polda Sumatera Utara demi terciptanya kepolisian yang humanis, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

https://www.tiktok.com/@swara_jabar?_r=1&_t=ZS-99lrpYWVd5x
× Advertisement
× Advertisement