Jabodetabek
Beranda / Jabodetabek / Ketua PD Prima DMI: “Bekasi Pasti Kerja Expo 2025 Gagal Total! Pemerintah Daerah dan DPRD Harus Bertanggung Jawab!”

Ketua PD Prima DMI: “Bekasi Pasti Kerja Expo 2025 Gagal Total! Pemerintah Daerah dan DPRD Harus Bertanggung Jawab!”

Kabupaten Bekasi, 27 Mei 2025 — Kegiatan “Bekasi Pasti Kerja Expo 2025” yang seharusnya menjadi jawaban atas jeritan ribuan pengangguran di Kabupaten Bekasi justru berakhir ricuh, tak terarah, dan memalukan. Ketua Pimpinan Daerah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PD Prima DMI) Kabupaten Bekasi, Deden Rosadi, mengecam keras pelaksanaan kegiatan tersebut yang menurutnya menunjukkan kegagalan total dalam manajemen dan tanggung jawab sosial.

“Ini bukan sekadar kegagalan teknis—ini adalah bentuk nyata ketidakpekaan dan ketidakmampuan pemerintah daerah dan Komisi IV DPRD dalam menjawab masalah krusial: pengangguran. Ribuan anak muda datang dengan harapan, tapi justru dipertontonkan pada kekacauan dan konflik yang menyayat hati,” tegas Deden, penuh emosi.

Deden menilai bahwa kericuhan yang terjadi bukanlah insiden kecil yang bisa dimaafkan dengan alasan klasik. Ia menyebut acara ini sebagai malapetaka sosial yang disebabkan oleh perencanaan buruk, manajemen amburadul, dan sikap lalai dari pihak penyelenggara.

“Bagaimana mungkin acara yang melibatkan ribuan pencari kerja bisa dijalankan tanpa sistem pengawasan yang memadai? Tanpa alur informasi yang jelas? Ini bukan hanya menyia-nyiakan anggaran, tapi juga menghancurkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Tak hanya itu, Deden menyebut bahwa acara tersebut gagal memahami kultur sosial dan dinamika pemuda Bekasi. Menurutnya, penyelenggara sama sekali tidak menggandeng organisasi strategis, tokoh muda, atau elemen keagamaan yang bisa menjadi penyangga moral dan pengarah situasi di lapangan.

Depok Bagian Barat Semakin Terjamin Pasokan Airnya, Tirta Asasta Kembangkan Jaringan Distribusi

“Ini bukan sekadar acara formalitas yang digelar asal jadi! Ini menyangkut harga diri dan masa depan anak-anak muda Bekasi yang hari ini jadi korban dari ambisi politik dan birokrasi kosong,” seru Deden.

PD Prima DMI, lanjutnya, siap turun tangan langsung jika ke depan Pemkab dan DPRD serius membenahi konsep program ketenagakerjaan. Ia meminta agar kegiatan serupa tak lagi dijalankan asal-asalan, melainkan berbasis data, melibatkan pihak yang kompeten, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan sosial.

“Sudah cukup kami dijadikan tameng politik. Jangan jadikan acara seperti ini sebagai proyek foto-foto para pejabat yang bahkan tidak tahu isi hati rakyat. Bekasi butuh solusi, bukan sandiwara,” tegas Deden dengan nada tinggi.

Ia mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Dinas Ketenagakerjaan, panitia pelaksana, dan DPRD yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk tidak terjebak dalam konflik horizontal, melainkan bersama-sama mengawasi dan mengawal agenda pembangunan daerah secara kritis dan konstruktif.

“Kami akan bersuara lantang bila rakyat dikhianati lagi. Ini bukan soal satu acara yang gagal—ini soal masa depan generasi muda Bekasi yang tak boleh dikorbankan demi kepentingan elite,” pungkasnya penuh amarah.

Bukan Sekadar Kunjungan, MT Balwan & Rutan Depok Sepakat Bangun Sinergi Pembinaan Warga Binaan

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

× Advertisement
× Advertisement